Laporan : Erwin Silitonga
JAKARTA,poskota.net- Jalan aspal mulus di pinggir pantai Klungkung, teriakan monyet, keteduhan dan indahnya panorama gunung dan danau Batur, kelokan bukit di Kintamani, hingga jalan flat Bypass, akan menjadi rekam jejak kayuhan pedal 1800 peserta GFNY Bali, 23 Februari 2020.
Menempuh jarak 134 kilometer untuk Long Distance dan 100 kilometer untuk Medium Distance, para peserta akan merasakan atmosfer menjadi atlet sepeda profesional tatkala mengikuti tour-tour klasik dunia. Ya, sesuai tagline GFNY, para hobiis akan menikmati pengalaman ‘Be A Pro For A Day’.
Bukan hanya kesenangan bersepeda, mulai hari ini, Jumat (21/02/2020), peserta juga dapat menyaksikan inovasi dan teknologi sepeda terkini, berburu barang-barang incaran di Bike Expo, sekaligus melakukan registrasi ulang. Registrasi dimulai esok hari, sejak pukul 10.00 hingga 21.00 WITA.
Menurut Organizer GFNY Indonesia, Axel Moeller, GFNY Bali adalah cycling marathon yang termasuk dalam agenda GFNY World yang berpusat di New York, Amerika Serikat. “Mengapa Bali? Sebagai destinasi wisata unggulan, Bali selalu memiliki magnet kuat bagi para pecinta olahraga bersepeda jarak jauh untuk datang dan datang kembali, baik pesepeda lokal maupun internasional,” kata Axel.
Jalan yang relatif mulus, panorama alam cantik nan luar biasa, seni budaya dan keramahtamahan masyarakat Bali, memang terlalu indah jika diabaikan. Dan itulah yang membuat GFNY Bali menjadi salah satu GFNY paling popular.
GFNY Bali, seperti halnya GFNY Indonesia, menjadi bagian dari event-event GFNY yang diselenggarakan sejak tahun 2010 di New York City dan di 17 negara dunia.






































































