Kabupaten Cirebon – Kerusakan tanggul sungai antara di Desa Ambit dan Desa Ciuyah, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, yang telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun, kini menjadi perhatian dan kekhawatiran masyarakat setempat. Kondisi tanggul yang mengalami longsor tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama apabila terjadi peningkatan debit air sungai saat musim hujan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon segera mengambil langkah konkret untuk melakukan peninjauan dan perbaikan terhadap tanggul yang mengalami kerusakan tersebut.

Ade Ilham Fauzi, S.H., selaku warga Desa Ambit, menyampaikan bahwa kondisi tanggul yang sudah mengalami longsor selama kurang lebih satu tahun perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menurutnya, kerusakan infrastruktur sungai tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.
“Kami berharap Pemkab Cirebon, khususnya DPUTR Kabupaten Cirebon, dapat segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanggul yang mengalami longsor. Kerusakan ini sudah berlangsung sekitar satu tahun dan kami khawatir apabila tidak segera diperbaiki, dampaknya bisa semakin meluas serta membahayakan masyarakat,” ujar Ade Ilham Fauzi, S.H.
Ia menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan bukan semata-mata bentuk keluhan masyarakat, melainkan harapan agar pemerintah daerah hadir memberikan solusi terhadap persoalan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

Ade Ilham juga meminta agar DPUTR Kabupaten Cirebon dapat melakukan kajian teknis terhadap kondisi tanggul, sehingga penanganan yang dilakukan nantinya tepat sasaran dan mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Karena itu, kami meminta agar persoalan ini segera ditindaklanjuti sebelum kondisi tanggul semakin parah,” ucapnya
Lebih lanjut, Ade Ilham berharap adanya koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Pemkab Cirebon, dan DPUTR Kabupaten Cirebon agar penanganan kerusakan tanggul dapat segera direalisasikan.
Masyarakat Desa Ambit pada prinsipnya mengharapkan respons dan langkah nyata dari pemerintah daerah. Perbaikan tanggul sungai bukan hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Warga berharap Pemkab Cirebon dan DPUTR Kabupaten Cirebon dapat segera melakukan peninjauan lapangan serta menetapkan langkah penanganan sesuai kondisi teknis, demi mencegah risiko yang lebih besar dan melindungi keselamatan masyarakat Desa Ambit.







































































