Laporan : Anton
Papua, Poskota.Net – Dibalik unjuk rasa yang terjadi di Kota Jayapura, terdapat hal yang sangat memilukan dimana masa pendemo melakukan tindakan anarkis dengan melempari batu aparat keamanan ketika dibubarkan, Selasa (10/05).
Dari tindakan anarkis tersebut terdapat korban dari anggota Pori yakni Kasat Polair Polresta Jayapura Kota AKP Francis JP. Wardjukur yang mengalami luka yang sangat serius yakni patah tulang punggung pada tangan kanannya.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH, ketika dikonfirmasi oleh awak media di Jayapura membenarkan kejadian tersebut.
“Kami sangat menyayangkan terjadinya tindakan anarkis yang dilakukan oleh pengunjuk rasa, karena kami Polri hadir di Tanah Papua untuk melayani masyarakat papua dengan sepenuh hati” kata Kabid Humas.
Kamal melanjutkan untuk diketahui, kejadian berawal ketika aparat keamanan melakukan pembubaran kepada para pengunjuk rasa, kemudian masa yang tidak terima melakukan pelemparan batu dengan membabi buta.
“Melihat hal tersebut, kemudian AKP Francis JP. Wardjukur melakukan pelindungan kepada masyarakat dan pedagang yang sedang berada disekitar lokasi, namun naas AKP Francis terkena lemparan batu oleh massa” ujar Kombes Pol Kamal.
Kabid Humas Kombes Pol Kamal menambahkan saat ini, AKP Francis JP. Wardjukur berada di RS. Bhayangkara Kota Jayapura guna mendapatkan perwatan medis lebih lanjut.



































































