TANGERANG,piskota.net — Klaim pengawasan ketat, RSUD Kota Tangerang kebobolan dari tingkah laku seorang wanita yang lulusan SMA wara Wiri di RSUD Kota Tangerang. Tanpa sepengetahuan keamanan dokter gadungan tersebut bebas masuk berkeliling di ruangan pasien entah apa maksud tujuan.
Hal ini membuat Ketua PC Pewarna Indonesia Erwin Silitonga,S.Sos angkat bicara mengatakan bahwa dengan wara Wiri dokter yang bukan bertugas di RSUD kelengahan para keamanan. Karena dokter gadungan yang bebas kemana saja masuk keruangan pasien tersebut tidak memiliki keluarga pasien yang di rawat inap sudah kesalahan sangat fatal.
“Keamanan RSUD pasti tahu siapa dokter yang bertugas disana, seharusnya kalau dilihat asing keamanan harus menegur,bukan di biarkan masuk begitu saja,” ungkapnya, Selasa (25/11/2025).
Indikasi ini memperkuat keamanan di RSUD sangat lemah atau tertipu dengan dokter gadungan masuk menggunakan seragam dinas dokter serta lengkap ID Card Kemenkes. Namun bicara keamanan meski berpakaian dokter dan terlihat asing seharusnya keamanan itu harus mempertanyakan tujuannya. Malah dibiarkan berhari hari bebas masuk tanpa ada teguran.
Hal ini menjadi teguran keras bagi pihak rumah sakit. Sebab bisa menganggu istirahat pasien atau apabila barang barang berharga pasien hilang siapa disalahkan, apakah mungkin pihak RSUD Mau menganti. Sisi buruknya bisa saja dokter gadungan tersebut masuk dengan sengaja memberi obat yang tidak dosisnya sehingga nyawa pasien tidak tertolong.
Kasus seperti ini pihak RSUD Kota Tangerang selayaknya disalahkan dan pemerintah kota Tangerang melalui Walikota Sachrudin harus sudah melakukan tindakan keras dengan. Memecat kepala RSUD. Karena dokter gadungan tersebut bisa saja membahayakan kenyamanan pasien yang sedang rawat inap.
Tidak ada lagi toleransi bagi pihak RSUD dengan kejadian ini, ini kasus yang sangat fatal. Sebab dengan kasus ini keluarga pasien menjadi takut,” tandasnya.







































































