Simalungun PosKota Net
Sesuai arahan Ihutan Bolon HSGBP, Dr. J.R. Saragih, Generasi Muda Garingging bersama keluarga besar, tokoh, orang tua, dan berbagai elemen Garingging melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging, Sabtu (12/9/2026).
Ziarah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial untuk mengenang jasa seorang Pahlawan Nasional. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian konsolidasi menuju pembentukan organisasi yang dipersiapkan sebagai wadah pemersatu Generasi Muda Garingging.
Gagasan tersebut lahir dari kerinduan bersama untuk menghadirkan satu wadah yang dapat menghimpun Generasi Muda Garingging yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Melalui organisasi yang sedang dipersiapkan, persaudaraan diharapkan semakin kuat, kualitas sumber daya manusia meningkat, serta berbagai potensi generasi muda dapat dikembangkan dan diberdayakan.
Memulai dari Sejarah Tuan Rondahaim
Pemilihan makam Tuan Rondahaim sebagai titik awal konsolidasi memiliki pesan yang kuat. Panitia ingin menempatkan sejarah sebagai salah satu fondasi moral dalam membangun organisasi generasi muda.
Semangat keberanian, kepemimpinan, persatuan, pengabdian, serta kecintaan terhadap tanah kelahiran yang melekat dalam sejarah perjuangan Tuan Rondahaim diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
Menghormati pahlawan, karena itu, tidak cukup hanya dengan berziarah. Nilai perjuangannya perlu diterjemahkan ke dalam tindakan nyata melalui pendidikan, penguasaan teknologi, penguatan ekonomi, pelestarian budaya, pembangunan persaudaraan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ziarah tersebut membawa sebuah pesan: mengingat sejarah sebelum melangkah menuju masa depan.
Jan Surya Garingging: Ada Kerinduan Membangun Rumah Bersama
Jan Surya Saragih Garingging mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan langkah awal menuju terbentuknya wadah yang mampu menghimpun dan mempersatukan Generasi Muda Garingging dari berbagai wilayah.
“Ini merupakan langkah awal. Ada kerinduan agar Generasi Muda Garingging dapat berada dalam satu kesatuan dan memiliki wadah bersama. Nantinya wadah ini diharapkan menjadi tempat bagi generasi muda untuk berhimpun, berkomunikasi, memperkuat persaudaraan serta bersama-sama meningkatkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki,” ujar Jan Surya Saragih Garingging.
Menurut Jan Surya, organisasi yang nantinya terbentuk jangan berhenti sebagai wadah kekerabatan secara formal. Organisasi harus mampu menjadi tempat lahirnya gagasan, kreativitas, peningkatan kapasitas, serta semangat pengabdian generasi muda.
Hubungan yang konstruktif dengan pemerintah dan berbagai komponen masyarakat juga perlu dibangun agar program organisasi nantinya dapat memberikan manfaat nyata.
Gullit Garingging Pimpin Konsolidasi
Dalam tahapan menuju pembentukan organisasi, Gullit Garingging dipercaya sebagai Ketua Panitia yang akan memimpin komunikasi dan koordinasi untuk menghimpun Generasi Muda Garingging.
Konsolidasi tidak hanya menyasar generasi muda di Kabupaten Simalungun, tetapi akan diperluas kepada Garingging muda yang berdomisili di berbagai daerah di Indonesia.
Panitia membuka ruang seluas-luasnya bagi Generasi Muda Garingging untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembentukan hingga penyusunan kepengurusan organisasi.
Semangatnya adalah menghadirkan rumah bersama Generasi Muda Garingging, tanpa membedakan profesi, pendidikan maupun daerah tempat tinggal.
Pelaksanaan ziarah bersama tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Sekretaris Umum Ihutan Bolon HSGBP, Drs. Jamesrin Saragih Garingging, sebagai bagian dari komunikasi dalam rangkaian konsolidasi yang sedang dibangun.
Tiga Arah Besar Organisasi
Organisasi Generasi Muda Garingging yang sedang dipersiapkan memiliki tiga tujuan utama.
Pertama, mendukung Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya terhadap program pembangunan, pemberdayaan
(Jep)







































































