Laporan: A-01
Jayapura//Poskota.net,- Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Feryanto P. Marpaung di dampingi Ketua Korcab X Daerah Jalasenastri Armada III Ny. Merry Feryanto P. Marpaung beserta seluruh prajurit dan PNS Lantamal X serta Ibu Jalasenastri mengikuti Penyuluhan tentang bahaya dan Penyalahgunaan Narkoba yang di selenggarakan oleh Koarmada III bekerja sama dengan BNN provinsi papua barat secara Virtual bertempat di aula Samudera Loka Mako Lantamal X Jalan Amphibi No 1 Hamadi Jayapura, Rabu (03/08/2022).
Kegiatan Penyuluhan bahaya dan penyalahgunaan Narkoba ini
diikuti seluruh jajaran Koarmada III yakni Guspurla Koarmada III, Guskamla Koarmada III, Lantamal IX, X, XI, dan XIV serta Lanal- Lanal.
Panglima Koarmada III Laksamana Muda (Laksda) TNI Irvansyah yang diwakili Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Yehezkiel Katiandagho, SE., MM., MH dalam sambutannya mengatakan narkotika dan obat terlarang atau lebih dikenal dengan istilah narkoba merupakan bahan berbahaya dimana bagi pengguna, pengedar dapat dikenakan sanksi pidana dengan ancaman hukuman mati.
“Kejahatan narkoba sudah sampai sangat memprihatinkan karena sudah merengkuh berbagai lapisan masyarakat bahkan masuk dalam segmen anak sekolah kejahatan ini dikategorikan sebagai *ekstra ordinary crime* dan menjadi musuh bersama bagi seluruh bangsa untuk itulah pada hari yang berbahagia ini dilaksanakan penyuluhan dan kampanye tentang bahaya narkoba.” Ucap KS..Koarmada III.
” Koarmada III mendukung penuh Intruksi Presiden Nomor 2 tahun 2020 tentang rencana aksi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). ” Kata KS. Koarmada III.
Kami ucap terima kasih kepada Kepala BNN Papua Barat yang bisa meluangkan waktu untuk melaksanakan sosialisasi penyalahguna narkoba di Koarmada III berserta Jajaran serta semoga kita diberikan petunjuk dan bimbingannya kepada kita sekalian dalam melanjutkan pengabdian terbaik kita kepada bangsa dan negara, Pungkas Laksma TNI Yehezkiel Katiandagho.
Sementara itu Kepala BNN Provinsi Papua Barat Brigjen Pol Heri Istu Hariono, S.Si pada kesempatan ini menyampaikan Indonesia menghadapi 4 ancaman yang pertama ancaman berita Hoak, ancaman kedua Korupsi kemudian ancaman berikutnya adalah terkait Radikalisme dan yang keempat Adalah Narkoba.
“Kami mengakresiasi TNI AL karena berhasil mengamankan 179 kilogram narkoba jenis kokain di perairan Selat Sunda Diperkirakan harga 179 kg kokain itu mencapai Rp 1,2 triliun Selat Sunda ini terbesar sepanjang sejarah, sekali lagi kita beri apresiasi Kepada TNI AL,” Ucap Kepala BNN Papua Barat.
Penyuluhan Bahaya dan Penyalahgunaan Narkoba disampaikan oleh Koordinator Bidang Pencegahan dan pemberdayaan Masyarakat drg. Ida Perwitasari , S.Kg
Hadir pada acara tersebut Wakil Komandan Lantamal X Kolonel Laut (P) Nanang Hariono, Para Asisten Danlantamal X, Para Dansat, Kasatker/Kadis Lantamal X, Wakil Ketua Korcab X DJA III beserta Pengurus, Seluruh Prajurit dan PNS Lantamal X.




































































