Laporan : Prasetyo
BANYUWANGI,poskota.net– Jelang Pilbup Banyuwangi, beredar foto duet Bacabup-Bacawabup ‘TT’, alias Taufiq – Teddy , dimedia sosial. Sontak fenomena tersebut langsung membuat netizen geger.
Terlebih dua sosok dalam foto, dr Taufiq Hidayat, MKes, SpAnd (K) dan Teddy Anugrianto atau yang karib disapa Teddy UT, sudah memajang gambar diseantero Bumi Blambangan. Keduanya pun juga dikenal sangat membumi dikalangan Wong Cilik.
Jadi jangan heran, begitu gambar duet TT beredar masyarakat pun ikut gempar. Apalagi tampilan foto sangat menyakinkan. Dibagian atas gambar tertulis kata ‘Siap Mengabdi Untuk Rakyat’. Mirip dengan jargon keduanya yang sedang dipadukan.
Dikonfirmasi wartawan, Teddy UT mengaku kaget dengar beredarnya gambar dirinya didapuk ala peserta peserta kontestasi Pilbup Banyuwangi 2020, disanding mantan Direktur RSUD Genteng. Dia baru tahu setelah sejumlah rekan, sahabat, kerabat, saudara dan senior ramai menghubungi via telepon.
“Tiba-tiba banyak yang telepon, tanya itu, saya baru paham ketika salah satu teman mengirimkan foto lewat WA,” katanya, Selasa (3/3/2020).
Politisi, pengusaha sekaligus seniman ini tak menampik jika banyak pihak yang mendorongnya untuk Nyabup maupun Nyawabup. Namun alumni Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, tersebut mengaku belum mengambil sikap. Karena sebagai kader Partai Demokrat dia harus taat dan patuh pada arahan serta perintah ketua. Dan sebagai santri, pencipta hits Loro Pikir ini juga wajib nurut Ngendikane Kiai.
“Lagian saya hari ini masih fokus mendampingi Diyah Safira diajang Liga Dangdut Indonesia Indosiar,” ungkap Teddy.
Pria asal Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, tersebut mengaku tidak mempermasalahkan beredarnya gambar duet TT. Meskipun sampai detik ini dia mengaku belum pernah melakukan komunikasi dengan dr Taufiq. Malah Teddy menganggap kemunculan foto dirinya seolah menjadi Bacawabup dr Taufiq, harus dihargai.
“Bisa jadi itu aspirasi masyarakat, jadi harus dihargai. Apalagi didapuk menjadi kandidat, bagi saya adalah sebuah kesempatan yang istimewa, karena disitu ada kesempatan untuk mengabdi pada daerah,” ulasnya.
Menurut Teddy, dipercaya masyarakat untuk menjadi P1 atau P2, itu bukan masalah. Termasuk berdampingan dengan siapa pun juga dianggap sah-sah saja. Yang lebih utama adalah kesempatan untuk berbuat dan memberi manfaat kepada masyarakat.
Hal senada juga disampaikan dr Taufiq. Foto duet TT dia artikan sebagai pengungkapan uneg-uneg dari masyarakat. Ketua Presidium Korps Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Banyuwangi, ini pun juga mengaku Welcome jika diinginkan untuk berpasangan dengan Teddy UT dalam Pilbup mendatang.
“Perlu diingat yang memutuskan itu melalui pertimbangan dari partai pengusung,” ucap dr Taufiq.
Selaku Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Taufiq mengaku beberapa kali bertemu dengan Teddy. Khususnya dalam even kesenian yang digelar untuk tujuan amal.
“Contoh, pada saat penggalangan dana peduli gempa, kita saling support. Kalau beredarnya foto ini saya baru tahu dan saya belum pernah komunikasi dengan mas Teddy,” katanya.
Namun sayang, terkait beredarnya foto duet TT, Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, belum bisa dikonfirmasi.






































































