DEPOK | POSKOTA.net – Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah, menyampaikan pesan penuh inspirasi kepada ribuan anak yatim yang hadir dalam acara bakti sosial Gerakan Pengawalan Masyarakat (GPM) Kota Depok. Melalui kisah pribadi hidupnya, Chandra menegaskan bahwa status yatim piatu bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan dan menjadi pemimpin di masa depan, asalkan didukung oleh pendidikan yang tinggi.
Chandra menceritakan pengalaman pribadinya saat ayahnya meninggal dunia ketika ia masih duduk di kelas 5 SD. Sejak itu, ia dibesarkan hanya oleh ibunya hingga akhirnya mampu menempuh pendidikan tinggi dan kini menjabat sebagai Wakil Walikota Depok.
“Saya kelas 5 SD ayah saya meninggal, dirawat sama ibu saya, dan saya bisa menjadi Wakil Walikota. Saya yakin ibu-ibu di sini juga mampu membesarkan anaknya dan menjadi hebat seperti saya,” ujar Chandra saat memberikan sambutan, di Gedung Lagak Hall Jalan Radar Auri, Cimanggis, Sabtu (11/7/2026).
Pemerintah Kota Siap Dukung Ibu Tunggal
Dalam kesempatan tersebut, Chandra secara khusus memberikan jaminan dukungan dari Pemerintah Kota Depok bagi para ibu tunggal atau janda yang membesarkan anak yatim. Ia mengajak para ibu untuk tidak merasa sendiri dalam menjalani tanggung jawab tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Depok dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum GPM yang telah membuat kegiatan mulia ini. Mengundang 1.000 anak yatim bukanlah hal yang mudah. Pemerintah Kota Depok saya pastikan ada untuk ibu-ibu semua,” tegasnya.
Pendidikan Sebagai Pengubah Nasib
Chandra menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci perubahan nasib. Ia berpesan kepada anak-anak yatim untuk tidak pernah takut bermimpi setinggi-tingginya dan wajib melanjutkan sekolah hingga ke jenjang perguruan tinggi.
“Anak-anakku, jangan pernah merasa sendiri. Saya pastikan saya bersama kalian. Pastikan anak yatim kita bisa sekolah setinggi-tingginya, bisa kuliah. Jangan berhenti sampai SMA. Saya bisa begini karena kuliah mengubah nasib kita dengan sekolah setinggi-tingginya,” paparnya.
Menurut Chandra, menyayangi anak yatim adalah keharusan sesuai ajaran agama Islam karena mereka merupakan amanah. Ia berharap kehadiran tokoh-tokoh sukses dari kalangan yatim piatu dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berjuang mengejar cita-cita.
“Jadilah pemimpin masa depan. Sayangi orang tua, sayangi keluarga, dan belajarlah sampai akhir hayat,” pungkasnya.(yopi)







































































