Menteri Pemberberdayaan Perempuan dan Anak juga berharap gerakan yang dilakukan oleh Universitas HKBP Nomensen Pematan siantar ini tetuntunya tidak akan menjadi selebrasi semata
Laporan: Robin Silaban
Pematang siantar, Post Kota net // Bintang Puspayoga selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) berharap kegiatan Deklarasi Perlindungan Anak berbasis kampus yang dilaksanakan di Universitas HKBP Nomensen Pematang siantar tidak hanya menjadi selebrasi semata. Hal itu diucapkan menteri dalam acara kuliah umum, kamis (27/7)
Selaku Menteri. Bintang Puspayoga juga mengatakan bahwa ide yang dilakukan oleh Universitas Nomensen dalam mendeklarasikan Perlindungan Anak berbasis Kampus adalah ide yang sangat luar biasa.
” Ini adalah ide yang luar biasa. memulai dari suatu deklarasi, kemudian gerakan perlindungan anak berbasis kampus. Karena butir butir yang diambil adalah butir butir yang sangat tepat” ungkap Menteri
“Anak adalah menjadi pengingat bagi kita semua, dan didalam mengedepankan pertumbuhan anak adalah kewajiban kita bersama” sebutnya lagi
Menteri Pemberberdayaan Perempuan dan Anak juga berharap gerakan yang dilakukan oleh Universitas HKBP Nomensen Pematan siantar ini tetuntunya tidak akan menjadi selebrasi semata, tetapi bagaimana menjadi implementasi nyata dan bisa menjadi aspirasi di kampus kampus yang lain.
Selain itu, Menteri juga mengatakan bahwa program perlindungan anak sudah menjadi kewajiban bagi pihaknya. Namun ketika berbicara masalah perlindungan dan hak maka semua harus hadir. Baik itu pihak lembaga terkait, pemerintahan provinsi maupun daerah, makanya untuk motivipasi pemerintahan daerah dalam melindungi hak hak anak pihaknya akan memberikan suatu penghargaan daerah ataupun provinsi layak anak.
Kehadiran menteri ke Universitas HKBP Nomensen Pematang siantar juga didampingi oleh Abetnego Panca Putra Tarigan sebagai Deputi II kepala kantor Staff Kepresidenan dan Haris merdeka Sirait ketua Komnasham Perlindungan Anak dan dihadiri oleh Kapolda Sumatera Utara, Kepala Dinas PPPA dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara juga Walikota Pematang Siantar.






































































