Laporan : Anton
Jayapura, Poskota.net – Wakil Komandan Lantamal X Kolonel Laut (P) Nanang Hariono, Para Asisten Danlantamal X, Prajurit dan Pns Lantamal X Jayapura bersama masyarakat sekitar melaksanakan Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1443 Hijiriah di tengah guyuran hujan yang turun sejak pagi pelaksanaan shalat Idul Adha di Lapangan Apel Mako Lantamal X Jayapura jalan Amphibi No 1 Hamadi Jayapura Minggu (10/7/2022).
Meski diguyur hujan tak menyurutkan Niat para jamaah untuk melaksanakan shalat Idul Adha yang diimami oleh Ustadz Husein Ja’far Al-Maliki SH.i adalah Alumni Pondok Pesantren Al-Maliki Bima NTB dan peraih Juara 1 MTQ Provinsi Papua.
Wakil Komandan Lantamal X mengaku menjadi salat Idul Adha kedua kalinya selama menjabat Wadan Lantamal X dan bersilaturahmi dalam suasana lebaran bersama masyarakat Jayapura.
“Pelaksanaan salat Idul Adha berlangsung lancar dan khidmat meski diguyur hujan, serta antusiasme umat Muslim untuk beribadah di lokasi tersebut cukup besar,” ujarnya.
Sementara itu Khotib
Ustadz Fuad Abdul Baqi Abu Bulqis adalah Alumni Pondok Pesantren Al Firdaus Sulsel juga Ketua Majelis Pengajian Al-Qur’an Babussalam dalam khutbahnya menyampaikan
Marilah kita temukan kepala dan jiwa kita di hadapan Allah yang maha besar campakkan jauh-jauh sifat keangkuhan dan kecongkakan yang dapat menjauhkan kita dari rahmat Allah SWT.
Sebab apapun kebesaran yang kita sandang kita kecil dihadapan Allah betapa pun kita perkasa masih lemah dihadapan Allah yang maha kuat betapapun hebatnya kekuasaan dan pengaruh kita kita tidak berdaya dalam genggaman Allah yang maha kuasa atas segala-galanya. Ucap Khotib.
” Hari ini merupakan hari Agung, hari haji besar, hari Idul Adha dan nahr Di mana para jamaah haji menunaikan manasik haji, melempar jumroh, menyembelih hadyi, mencukur rambut, tawaf sa’i antara Safa dan Marwah”. Terang KhotibUstadz Fuad Abdul Baqi Abu Bulqis.
Sebagaimana disampaikan oleh Baginda Rasulullah SAW dalam sabdanya :
“Sesungguhnya hari yang paling Agung di sisi Allah adalah hari kurban Idul Adha” (HR.Abu Daud 1765).
Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah nabi Ibrahim ini diantaranya pertama menyampaikan kebenaran walaupun itu tidak enak, kedua sabar dan tak berputus asa dari rahmat Allah. Jelas Khotib Ustadz Fuad Abdul Baqi Abu Bulqis.
Ketiga anak dan semua yang ada adalah titipan jangan pernah merasa bahwa itu adalah milik kita secara mutlak dan yang keempat teguh pendirian dengan tidak mau tergoda kepada godaan setan tetap berjalan lurus di jalan Allah dan yang kelima menyembelih ego kita dan berbagi kepada pungkasnya.
Usai pelaksanaan shalat Idul Adha dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban oleh panitia Kurban Lantamal X.




































































