Banten PosKota Net
17 september 2026 Kebakaran melanda sebuah lapak mebel milik Candra di Kampung Cicayur 1, RT 05/RW 03, pada 16 September 2026. Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik karena api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah barang di dalam lapak.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting kabel listrik dan obat nyamuk. Namun, penyebab pasti masih dalam penelusuran. Minimnya ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi turut menjadi sorotan karena warga kesulitan melakukan penanganan awal saat api mulai muncul.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah barang dilaporkan terbakar, di antaranya furnitur pesanan pelanggan, kartu tanda penduduk (KTP), kartu ATM, STNK, SIM, serta kunci kendaraan. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Paramount Land tiba di lokasi dengan tujuh petugas beserta komandan regu. Tim pemadam kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dinyatakan tuntas.
Warga setempat, termasuk Mas Gugun dan Ketua RT, turut membantu memadamkan api. Menurut mereka, kejadian tersebut beruntung cepat diketahui sehingga api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya. “Untung cepat ketahuan. Kalau terlambat, bisa lebih parah,” ungkap salah seorang warga.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari tim media dan pihak Paramount Land yang melakukan pemantauan di lokasi. Warga berharap ketersediaan APAR dapat ditingkatkan, khususnya di lingkungan padat penduduk dan area usaha yang memiliki banyak barang mudah terbakar.
Kebakaran tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi listrik dan obat nyamuk. Warga juga diimbau memeriksa kabel secara berkala, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta menyediakan APAR sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran.
(Anang f)







































































