DEPOK | POSKOTA.net — Pelantikan jajaran pengurus harian Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok periode 2026–2031 menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat basis dukungan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
Prosesi pelantikan kepengurusan baru tersebut berlangsung di The Castle, Sawangan, Kota Depok, Minggu (6/9/2026).
Di bawah kepemimpinan Ketua DPC PPP Kota Depok H. Mazhab HM, seluruh kader diinstruksikan untuk tidak sekadar aktif di internal organisasi, melainkan turun langsung menyerap dan menyelesaikan persoalan di masyarakat.
Mazhab menegaskan, amanah dalam struktur kepengurusan partai harus dibuktikan melalui kerja politik yang nyata, dedikasi, serta komunikasi yang intensif dengan warga.
”Ketika seorang pemimpin partai memberikan amanah kepada kadernya, tentu sebagai kader tidak bisa mengelak. Amanah itu harus kita respons dengan baik dan diiringi ikhtiar,” ujar Mazhab di Depok, Minggu.
Fokus Kerja Kerakyatan dan Lingkungan
Menurut Mazhab, kekuatan partai politik tidak hanya diukur dari kerapian struktur organisasi, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia memaparkan, PPP Depok sejauh ini telah menjalankan sejumlah program pemberdayaan dan sosial. Di sektor ekonomi, PPP Kota Depok telah membina sekitar 155 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan bisnis hingga akses permodalan.
”Bagaimana PPP bisa membawa manfaat untuk orang banyak. Salah satunya melalui pembinaan dan pemberdayaan UMKM,” kata dia.
Selain pergerakan ekonomi warga, PPP Depok juga mencatat penanaman sekitar 725 pohon sebagai bagian dari aksi pelestarian lingkungan, serta penyaluran 800 Al-Qur’an melalui program wakaf sosial-keagamaan.
Strategi Gaet Pemilih Lintas Generasi
Menghadapi agenda pemilu mendatang, Mazhab menginstruksikan para kader untuk menerapkan strategi perangkulan lintas generasi. Ia mengingatkan agar kader tidak hanya berfokus pada pemilih pemula dari kalangan Generasi Z dan milenial, tetapi juga tetap merawat basis pemilih loyal dari kelompok senior.
”Jangan sampai kita terlalu fokus kepada Gen Z dan milenial, tetapi pemilih PPP yang kebanyakan orang tua justru terabaikan. Semua harus kita layani,” tegas Mazhab.
Pendekatan inklusif ini disiapkan guna menopang target utama PPP Kota Depok pada pemilu mendatang, yakni menambah perolehan kursi legislatif di DPRD Kota Depok.
”Prinsip PPP Depok, kursinya harus bertambah dan harus naik,” tuturnya.
Penekanan Etika dan Akhlak Politik
Di samping mengejar target elektoral, Mazhab menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas dan etika politik kader di lapangan. Sebagai partai yang berbasis keislaman, ia menekankan agar seluruh pengurus menjaga norma moral dan nilai-nilai kesantunan.
”Jangan sampai kader PPP sembrono, tidak berakhlak, dan tidak beradab. Ini yang harus kita jaga,” ucap Mazhab.
Lewat kepengurusan periode 2026–2031 yang resmi dilantik, DPC PPP Kota Depok kini diuji untuk membuktikan apakah konsolidasi organisasi dan efektivitas program kerakyatan tersebut mampu dikonversi menjadi kenaikan perolehan suara pada Pemilu mendatang.(yopi)







































































