Palu PosKota Net
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) melaksanakan ibadah penyembelihan hewan qurban secara serentak dengan total penyembelihan mencapai 139 ekor sapi dan 20 ekor kambing.
Kegiatan penyerahan hewan qurban secara simbolis dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Nasri, dan dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda, Pejabat Utama (PJU), pengurus Bhayangkari, serta panitia pelaksana.
Menurut laporan dari Ketua Panitia Pelaksana melalui Sekretaris Panitia, Kompol Andi Saiful Arif, S.H., hewan qurban tersebut berasal dari berbagai kontribusi, antara lain Kapolda, Wakapolda, mantan Kapolda Sulteng Irjen Pol (Purn) Dr. Endi Sutendi, Pejabat Utama, personel Polri dan ASN, Bhayangkari, serta para donatur lainnya.
Dari total tersebut, Satker Markas Komando (Mako) Polda Sulteng menyumbang 55 ekor sapi dan 3 ekor kambing, sedangkan jajaran Satuan Wilayah (Polres) menyumbang 84 ekor sapi dan 17 ekor kambing.
Kompol Andi Saiful Arif menegaskan bahwa seluruh hewan qurban telah melalui uji kelayakan dan pemeriksaan kesehatan oleh tim Dinas Peternakan, yang menyatakan hewan-hewan tersebut sehat dan layak untuk dikurbankan.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Kapolda dan seluruh pihak pendukung kegiatan ini. Semoga ibadah qurban ini diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan serta mempererat solidaritas di lingkungan Polda Sulawesi Tengah,” ujar Kompol Andi Saiful Arif.
Proses penyembelihan dijamin kehalalannya oleh juru sembelih halal berpengalaman, Ustadz H. Muhammad Umar, bersama tim, dan proses pengemasan dilakukan secara gotong-royong oleh personel Polda yang terlibat.
Daging qurban kemudian didistribusikan secara merata kepada pejabat, personel Polda, ASN yang berqurban, serta masyarakat sekitar lingkungan Polda Sulteng.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menyampaikan bahwa esensi ibadah qurban bukan hanya ritual tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
“Idul Adha mengajarkan makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan warga masyarakat,” tutup Kabid Humas.(Thomas Aquino)







































































