DEPOK | POSKOTA.net – Pemandangan indah menghiasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Depok. Pohon Tabebuya kini tengah mekar serentak, menampilkan warna-warni cerah yang memanjakan mata warga. Penanaman pohon ini tersebar di beberapa titik strategis, termasuk Jalan Juanda, area Gedung Depok Convention Center (GDC), Jalan Margonda, dan Jalan Kartini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menjelaskan bahwa pemilihan Tabebuya sebagai tanaman hias kota bukan tanpa alasan. Selain estetika, ada pertimbangan teknis mendalam terkait silvikultur urban atau kehutanan perkotaan.
“Tabebuya adalah tanaman yang cantik dan sangat sesuai dengan pertimbangan teknis silvikultur urban perkotaan. Karakteristik akarnya yang tidak merusak trotoar serta tajuknya yang rindang namun tetap memungkinkan cahaya masuk, menjadikannya pilihan ideal untuk ruang terbuka hijau di kawasan padat penduduk,” ujar Reni, belum lama ini.
Reni menambahkan, momen mekar serentak ini menjadi “kado visual” bagi masyarakat Depok. Ia mengajak warga untuk turut menjaga kelestarian pohon-pohon tersebut agar keindahan ini dapat dinikmati dalam jangka panjang.
Warga Takjub dengan Pemandangan Langka
Kehadiran bunga Tabebuya yang bermekaran sukses mencuri perhatian para pengguna jalan. Lia, salah satu pengendara yang melintas di Jalan Margonda, mengaku takjub dengan pemandangan tersebut. Bagi Lia, suasana kota terasa lebih segar dan menyenangkan saat melihat deretan bunga berwarna cerah.
“Saya baru saja melewati Jalan Margonda dan rasanya sangat takjub. Biasanya kan lihat pohon hijau biasa, tapi sekarang penuh dengan bunga warna-warni. Rasanya seperti sedang berada di luar negeri atau melihat bunga sakura, padahal ini di Depok sendiri,” kata Lia saat ditemui usai berkendara, Sabtu (22/8/2026).
Lia juga berharap agar keindahan ini dapat bertahan lama dan tidak rusak akibat ulah tangan-tangan iseng. “Semoga pohon-pohon ini dirawat terus ya, karena benar-benar bikin hati senang saat macet-macetan jadi teralihkan oleh pemandangan yang cantik,” tambahnya.
Pertimbangan Ekologis dan Estetis
Menurut Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK) DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, penanaman Tabebuya di lokasi-lokasi vital seperti Juanda, GDC, Margonda, dan Kartini telah melalui kajian matang.
“Dari sisi silvikultur urban, Tabebuya memiliki daya adaptasi yang baik terhadap iklim tropis dan polusi udara perkotaan. Saat mekar serentak, pohon ini memberikan nilai estetika tinggi yang mampu mengurangi stres visual pengendara dan pejalan kaki,” jelas Tri Sakti.
Tri Sakti juga menekankan bahwa perawatan pohon Tabebuya relatif lebih mudah dibandingkan jenis pohon hias lainnya, asalkan dilakukan pemangkasan rutin untuk menjaga bentuk tajuk dan kesehatan tanaman.
“Mekar serentak ini adalah hasil dari perawatan intensif dan kondisi cuaca yang mendukung. Kami berharap kehadiran Tabebuya di jalur-jalur protokol ini dapat meningkatkan kualitas udara sekaligus memperindah wajah Kota Depok,” pungkasnya.
DLHK Kota Depok mengimbau agar masyarakat dapat menikmati keindahan Tabebuya dengan bijak, yakni dengan tidak memetik bunga atau merusak batang pohon demi kelestarian bersama.(yopi)







































































