Reporter : Budi Utomo
SERANG,Poskota net – Apes itu lah yang dialami wanita paruh baya Sari Astuti (35), niatan memberi pinjam.motor ke sayangannya, eh malah malah jadi korban penipuan, sebab motor Vario Tecno nopol A 3465 VH dan motor Yamaha Vixion nopol A 5881 XM di bawah kabur pelaku.
Pelaku adalah bernama Tubagus Komarudin (45) merupakan pengguran, yang aktif mengikuti salah satu ormas yang bernama Pembina Potensi Keluarga Banten (PPKB). Meski korban Sari Astuti sudah melapor kepihak kepolisan, belum mendapatkan titik terang dalam perkara.
Korban Penggelapan yang dialami oleh korban sari Astuti (35) warga perumahan kecamatan Walantaka kabupaten serang provinsi Banten belum ada titik terang dalam perkara tersebut,
Sehingga membuat nasib Sari Astuti sangat terpukul. Niat baik warga perumahan Kecamatan Walantaka Kabupaten Serang, provinsi Banten ini menjadi malapetaka bagi dirinya.Ternyata orang yang sudah dipercayai dirinya yakni pelaku Tubagus Komarudin warga Kampung Cijengir Kecamatan Curug kabupaten Tangerang malah memiliki niat nakal untuk menggelapkan dia motor sekaligus.

“Pelaku membawa motor milik saya tanpa ada kabar berita dari palaki sejak bulan Februari 2022 lalu, jadi saya merasa dirugikan,” ungkapnya kepada wartawan Poskota.Net, Jumat (15/4/2022).
“Jika dihitung keseluruhan saya mengalami kerugian mencapai Rp.20.000.000 rupiah,” tambahnya.
Tanpa ada niat baik dari pelaku untuk mengembalikan dia motornya tersebut, Sari Astuti menekadkan diri untuk melaporkan masalah ini ke kantor polisi yakni Lsek Walantaka, Kabupaten Serang, Pada tanggal (11/4/2022) bersama adik kandungnya bernama Deprianto (33)
“Kami sudah lapor, namun belum ada kabar dari Polsek ya, padahal saya butuh motor itu agar bisa kembali ke saya,” pintahnya.
Sehingga korban mengadukan kejadian ini kepada wartawan, tujuannya agar di ekspos sebab di benak Sari Astuti, bila malalirkan ke media bisa mendapat dua motornya yang digelapkan Tersebut.
Wartawan mencoba menghubungi teman dekat pelaku yang bernama Jana yang tinggal di Citras Rangkas Bitung melalui no hpnya (083813139xzz). Nah dari pengakuan Jana bahwa motor tersebut dirinya pernah mendapat informasi bahwa motor tersebut di gadai kepada pedagang sayur di Kemayoran Jakpus.
“Infonya sih begitu, motornya sudah digadai kepada penjual sayur di Kemayoran,” akuinya.
Sampai berita ini di tayangkan tim media ini belum berhasil meminta keterangan dari Tubagus Komarudin, tetapi media ini meminta keterangan dari adek kandung Tubagus Komarudin bernama Neng (34) yang tinggal di rumah orang tua kandung pelaku. Namun tidak ada dapat keterangan pasti sebab adek pelaku mengakui bahwa abangnya tersebut sudah lama jarang pulang kerumah.
“Kakak saya sudah lama jarang pulang kerumah ini, kami juga binggung dimana kakak saya berada,” tandasnya.






































































