DEPOK | POSKOTA.net — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mendorong fasilitas pengolahan sampah di wilayahnya agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan dan pemrosesan akhir, tetapi juga menjadi sarana edukasi serta laboratorium lapangan bagi para akademisi dari berbagai disiplin ilmu.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot Depok dalam merangkul dunia pendidikan guna mencari solusi holistik atas permasalahan lingkungan, khususnya dalam penanganan dan pengurangan sampah.
Kepala Dinas DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menyampaikan bahwa isu lingkungan merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan sinergi multi-sektor, termasuk dari kalangan perguruan tinggi.
”Permasalahan lingkungan, khususnya penanganan dan pengurangan sampah, dapat menjadi referensi keilmuan akademisi yang sangat berharga untuk diimplementasikan secara nyata di lapangan,” ujar Reni saat menerima kunjungan mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) di Unit Pengolahan Sampah (UPS), Depok,Sabtu (17/10/2026)
Kolaborasi dengan Akademisi dan Perguruan Tinggi
Dalam kunjungan tersebut, puluhan mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Program Studi Teknik Industri UNINDRA, melihat langsung proses dan tata kelola pengolahan sampah yang dijalankan oleh DLHK Kota Depok.
Reni mengungkapkan, DLHK Kota Depok secara terbuka membuka ruang kolaborasi dan membangun kerja sama dengan berbagai pihak akademisi, universitas, hingga sekolah tinggi di wilayah Jabodetabek.
”Kami mendorong kerja sama dan kolaborasi aktif dengan kampus-kampus di Jabodetabek untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan sampah melalui pendekatan ilmiah dan inovasi teknologi,” kata Reni.
Ia berharap keterlibatan akademisi dan mahasiswa dapat melahirkan gagasan segar, riset terapan, serta efisiensi sistem pengolahan sampah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui sinergi ini, fasilitas pengolahan sampah di Depok diharapkan dapat menjadi ruang belajar terbuka yang memberikan manfaat ganda: mengedukasi masyarakat luas sekaligus menghasilkan solusi nyata bagi kelestarian lingkungan.(yopi)







































































