DEPOK | POSKOTA.NET – Penyelenggaraan Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan atlet muda, tetapi juga menandai lahirnya standar baru pembinaan olahraga pelajar di Kota Depok. Dukungan layanan medis terpadu dari RS Primaya Depok menjadi elemen penting yang memastikan kompetisi berjalan aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan peserta.
Turnamen yang digelar di GOR Kota Depok, kawasan Grand Depok City (GDC) pada Sabtu (17/1/2026) tersebut berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara Pemerintah Kota Depok, penyelenggara kegiatan, sektor swasta, serta institusi layanan kesehatan dalam membangun ekosistem olahraga pelajar yang berkelanjutan.
Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok 2026 terselenggara atas kerja sama dengan PT Arena Prestasi Indonesia, sementara RS Primaya Depok dipercaya sebagai mitra layanan kesehatan resmi selama pertandingan berlangsung. Peran ini dijalankan melalui penyiagaan tenaga medis lengkap di setiap laga.
Tim medis RS Primaya Depok disiapkan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai potensi cedera yang dialami atlet. Layanan yang diberikan meliputi penanganan awal di lapangan, evaluasi medis, hingga rujukan lanjutan ke rumah sakit apabila diperlukan tindakan medis lebih lanjut.
“Setiap pertandingan kami menyiagakan satu dokter, satu perawat, tim administrasi, serta satu unit ambulans lengkap. Seluruh perlengkapan medis juga tersedia di lokasi untuk menjamin keselamatan atlet,” ujar Anis, Tim Medis RS Primaya Depok.
Ia menjelaskan, cedera yang paling sering ditemui pada atlet basket pelajar adalah keseleo pada pergelangan kaki. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan prosedur penanganan berjenjang sesuai standar medis yang berlaku.
“Apabila setelah penanganan awal kondisi atlet belum membaik, maka akan dirujuk ke IGD untuk pemeriksaan lanjutan seperti rontgen atau MRI sesuai indikasi medis,” jelasnya.
Anis menambahkan, seluruh peserta Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok 2026 telah terdaftar sebagai peserta BPJS Tenaga Kerja. Skema ini menjadi bagian dari sistem perlindungan atlet yang dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi layanan kesehatan.
“Mulai dari verifikasi kepesertaan BPJS, koordinasi rujukan, hingga tindak lanjut medis, semuanya kami pastikan berjalan sesuai prosedur agar atlet mendapatkan pelayanan optimal,” tambahnya.
Menurut RS Primaya Depok, dukungan dan keterlibatan langsung Wali Kota Depok dalam ajang ini berperan besar dalam terwujudnya kolaborasi lintas sektor yang solid. Kehadiran Piala Wali Kota tidak hanya mendorong prestasi olahraga, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas, dan kedisiplinan bagi generasi muda.
“Kompetisi ini memberi rasa aman dan kepercayaan diri bagi para atlet muda karena mereka tahu keselamatannya diperhatikan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan olahraga pelajar di Depok,” ungkap Anis.
RS Primaya Depok berharap Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan. Sinergi yang telah terbangun dinilai sebagai fondasi kuat untuk mewujudkan pembinaan olahraga pelajar yang profesional, aman, dan berkesinambungan.
“Kami mengapresiasi Wali Kota Depok atas dukungan dan sinergi yang diberikan. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen bersama menuju Depok Maju,” tutupnya. (Yopi)






































































