Sumenep PosKota Net
24 Mey 2026 Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar Sumenep (RSUDMA), dr. Erliyanti, M.Kes., memberikan apresiasi yang tinggi kepada para bidan yang bertugas di wilayah kepulauan. Menurutnya, peran bidan di daerah tersebut sangat strategis karena mereka menjadi ujung tombak keselamatan ibu dan anak khususnya saat menjelang proses persalinan.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Erliyanti menegaskan pentingnya dukungan serta motivasi bagi para bidan yang bekerja di lokasi terpencil. “Memberikan semangat dan spirit kepada para bidan di kepulauan merupakan bagian dari upaya kami dalam mendukung kinerja mereka, sekaligus sebagai tolok ukur keberhasilan keselamatan ibu dan anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Direktur RSUDMA juga menyampaikan bahwa penyampaian informasi dan pengarahan secara rutin kepada ibu hamil tentang kesiapan menyambut kelahiran pun tidak kalah penting. Hal ini dilakukan agar ibu hamil dapat menghadapi persalinan dengan tenang dan siap secara mental maupun fisik.
Pendekatan humanis yang diterapkan oleh para bidan selama menangani proses persalinan menjadi salah satu faktor utama dalam membangun komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dan pasien. “Dengan komunikasi yang hangat dan penuh empati, proses persalinan berjalan lebih lancar dan memberikan rasa aman bagi ibu melahirkan,” jelas dr. Erliyanti.
Mengingat wilayah Sumenep terbagi antara daratan dan kepulauan, dr. Erliyanti menghimbau agar seluruh bidan dan tenaga kesehatan selalu dalam kondisi siap siaga. Kesiapsiagaan ini sangat krusial untuk bisa memberikan tindakan cepat dan tepat demi keselamatan ibu dan bayi.
Tak hanya itu, ia juga mengajak semua pihak untuk terus mendorong serta memotivasi sesama tenaga kesehatan agar kerja keras mereka dalam penanganan persalinan dapat berjalan optimal. “Semangat yang tinggi harus terus dijaga agar proses persalinan selalu berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Direktur RSUDMA menggarisbawahi pentingnya komunikasi yang baik antar tim sejawat, para bidan, dan pasien sebagai contoh teladan yang harus diikuti. “Langkah ini adalah amanat yang wajib kita junjung tinggi demi mewujudkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang prima di Sumenep,” pungkas dr. Erliyanti.
(Lipsus Jatim)





































































