DEPOK | POSKOTA.net – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat mulai berdampak pada sektor perhotelan di Kota Depok. Sejumlah hotel mengaku mengalami penurunan tingkat hunian (okupansi) akibat berkurangnya kegiatan rapat dan acara yang selama ini banyak diselenggarakan oleh instansi pemerintah.
Salah satu yang merasakan dampak tersebut adalah Hotel Bumi Wiyata yang berlokasi di kawasan Margonda, Kecamatan Beji, Kota Depok. Manajemen hotel menyebut pendapatan usaha mengalami tekanan seiring menurunnya jumlah event dari sektor pemerintahan.
Asisten Front Office Manager Hotel Bumi Wiyata, Yudi, mengatakan kondisi tersebut semakin berat karena terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan persaingan usaha yang semakin ketat.
“Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Sejak adanya efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat, dampaknya sudah sangat terasa. Jumlah event atau pertemuan dinas dari instansi pemerintah menjadi sangat jarang,” ujar Yudi, Selasa (9/6/2026).
Menurut dia, segmen tamu korporat dan pemerintahan selama ini menjadi salah satu penopang utama pendapatan hotel. Ketika kegiatan dari sektor tersebut menurun, kondisi keuangan operasional hotel ikut terdampak.
“Untuk perhotelan, dampak terhadap revenue atau pendapatan sangat signifikan. Ditambah lagi dengan persaingan harga yang ketat dengan kompetitor lain di sekitar Margonda,” katanya.
Belum Naikkan Tarif Kamar
Di tengah tantangan tersebut, manajemen Hotel Bumi Wiyata hingga kini belum mengambil langkah menaikkan tarif kamar maupun layanan hotel lainnya. Pihak hotel masih menunggu arahan lebih lanjut dari manajemen terkait strategi bisnis yang akan diterapkan.
“Sampai saat ini, list harga belum ada instruksi untuk naik. Kami masih menunggu arahan dari manajemen,” ujar Yudi.
Sebagai upaya mempertahankan kinerja usaha, hotel berusaha memperluas pasar dengan membidik klien dari sektor swasta. Selain itu, berbagai promosi juga dilakukan untuk menarik penyelenggaraan acara lokal, pernikahan, hingga kegiatan organisasi masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan tingkat hunian kamar dan menutup berkurangnya pemasukan dari kegiatan pemerintahan.
Berharap Ada Dukungan Pemerintah
Yudi berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap industri perhotelan yang turut berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, keberlangsungan usaha perhotelan tidak hanya bergantung pada strategi internal perusahaan, tetapi juga dipengaruhi kondisi ekonomi secara keseluruhan.
“Harapan kami di bidang perhotelan ada perhatian dari pemerintah, baik dalam bentuk kemudahan regulasi maupun insentif, agar kami bisa bertahan di tengah tekanan ekonomi saat ini,” katanya.
Sebagai informasi, Hotel Bumi Wiyata berlokasi di Jalan Margonda Raya Nomor 281, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas bisnis dan perdagangan di Kota Depok.(yopi)







































































