Laporan: Anton
PAPUA, POSKOTA.net – Polda Papua memperingati Hari Raya Idul Adha dengan menggelar kegiatan Qurban Presisi. Rangkaian kegiatan itu berlangsung di Masjid Al Mu’minun Polda Papua pada Kamis (29/6/2023) pagi hingga siang.
Kegiatan diawali dengan melaksanakan salat Id (Idul Adha) yang turut dihadiri oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D.Fakhiri bersama Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat dan sejumlah PJU Polda Papua. Sholat ied diikuti oleh seribuan jemaah yang terdiri dari personil Polri serta masyarakat sekitar.
Usai pelaksanaan salat Id, Kapolda secara simbolis menyerahkan hewan kurban berupa seekor sapi kepada panitia dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.
Dalam Qurban Presisi yang dilaksanakan secara serentak hari ini di seluruh jajaran Polda Papua, Kapolda menyebut telah terkumpul 62 ekor sapi dan 15 ekor kambing untuk dikurbankan. Di Mapolda Papua sendiri, pihaknya telah menyiapkan 17 hewan kurban, yang terdiri dari 13 sapi dan 4 kambing.
Sementara itu, Ipda Wahyu Hardan Muharram selaku panitia Idul Adha 1444 H Polda Papua menyampaikan bahwa penyerahan daging kurban ini diberikan secara simbolis dari Kapolda Papua kepada panitia untuk diberikan kepada masyarakat yang menerima daging kurban.
“Alhamdulillah kalau kita hitung semua itu kira-kira jumlah dagingnya sekitar 1500 kg dan pendistribusian daging kurban ini kita berikan kepada warga masyarakat yang ada di kota Jayapura juga di daerah Sentani dan juga di daerah arso 8,” ungkap Ipda Wahyu.
Ditambahkan pula bahwa diharapkan dengan kegiatan pelaksaanan Idul Adha ini bisa memberikan manfaar untuk masyarakat yang ada di sekitar Mapolda Papua dan juga anggota personel Polda Papua.
“Selain itu juga sebagai bentuk kita menyisihkan harta kita untuk mereka yang kurang mampu,” tuturnya.
Ipda Wahyu mengatakan bukan hanya menyiapkan daging kurban tetapi juga menyiapkan sembako di mana kegiatan ini merupakan kegiatan Bakti sosial yang disebutkan dengan Qurban Polri Presisi.
“Kami memberikan daging kurban kepada masyarakat juga memberikan paket sembako berupa beras 5 kg, minyak goreng, mie instan, gula pasir dan teh celup, semua nya itu kita berikan supaya masyarakat bisa menikmatinya,” tutup Ipda Wahyu.






































































